....oke oke oke kita mulai lagi! Sulit sekali beranjak dari kemalasan awal kehamilan. Well, mungkin bukan sebenar-bnarnya karena hamil, mungkin lebih karena memang pembawaan dan kegiatan yang 'notabene' hanya berkisar antara dapur, kamar tidur, kamar mandi, kamar tidur, ruang tivi, kamar tidur, meja makan, dan kamar tidur.Tapi oke oke oke kita mulai lagi kegiatan posting memosting ke blog yang sudah mulai berdebu dan agak basi. Duduk manis didepan komputer dan mulai lagi dengan codingcoding dan keruwetannya. "HELLO WORLD" here i am..
Oke, soal coding biarlah nanti aku selesaikan sendiri (berdua dengan si calon bayi yang katanya ikut belajar juga kalau ibunya belajar sesuatu).
...
Dua minggu lagi bertepatan dengan tanggal 8 Januari 2006 seorang sahabat akan melangsungkan pernikahannya. Dua orang sahabat kalau aku boleh bilang. Entah apa yang membuat ingin sekali menghadiahi sesuatu yang istimewa. Tidak mengukur dengan harga berapa barang yang ingin aku (dan suami) berikan pada mereka berdua tetapi lebih pada apa yang menjadi kenangan dan yang mungkin akan terus dikenang oleh mereka berdua.
..simsalabim, kami memutuskan untuk memberikan mereka 'Mix-Book'. Akhirnya setelah perencanaan demi perencanaan yang tidak kunjung kami kerjakan, beberapa hari lalu aku berhasil menyingkirkan sebentar perasaan malas. Aku mengobrakabrik bukubuku puisi (agak berdebu dan kusam) di rak dan memilih satu dua puisi dari penyairpenyair indonesia favorit sepanjang masa. Tentunya kami menyelipkan sedikit dua dikit puisipuisi yang kami ambil dari ManteraKata, atau kumpulan puisi suami aku ([DAuN] dan Daun-daun Yang Gugur Sepanjang jalan).
Puisipuisi itu sekiranya akan menjadi bagian dari buku yang sengaja kami buat untuk kado istimewa itu. Selain itu kami juga memasukkan halhal lain yang berkenaan dengan kedua teman kami itu. Sebuah 'garapan' fiksi yang pernah dibuat antara aku dan sang pengantin wanita, diskusidiskusi singkat antara suami aku dan sang pengantin pria, fotofoto, dan tak lupa di akhir buku terdapat beberapa ucapan selamat dari temanteman kuliah yang sempat (dan mau) mengirimkan ucapan selamat mereka pada keduanya.
Well, sayang sekali tidak ada yang sempat memberikan kami hadiah serupa sewaktu kami menikah dahulu. He he he, tapi tentunya semua hadiah punya kenangannya sendirisendiri. Siapa yang tahu mungkin hadiah kami ini kelak malah menjadi bagian dari bukubuku usang yang mereka simpan di karduskardus yang tersimpan di gudang. Siapa yang tahu :p
...
Tapi apapunlah, aku senang karena tak lama lagi keduanya akan menikah. Tidak ada yang aku harapkan selain kebahagiaan mereka berdua.
...
:p


0 comments: