Beberapa tahun lampau aku punya dua buah gantungan kunci yang amat sangat aku suka. Gantungan kunci itu berbentuk karakter donal (yang satu donal yang berpose dengan bola sepaknya dan yang satunya lagi gaya donal klasik yang manis).Gantungan kunci yang satu (donal sepak bola) aku berikan pada 'calon pacar'ku waktu itu untuk gantungan kunci kamar kosnya dulu. Yah, hitunghitung pemberian manis (memberikan sesuatu yang kita sukai itukan namanya manis..).
Tapi sayangnya dia lupa dan meninggalkannya di loker kantornya yang dulu.
Gantungan kunci yang satunya lagi terbuat dari besi dengan warna tembaga (coklt kemerahan). Keren sekali. Aku menemukannya dijual di salah satu toko buku di Bogor dengan harga yang saanggggat murah (harga persisnya lupa). Aku biasa menggantungkannya di tas atau di loose leaf. Tapi sayang sekali, sekali lagi, namanya juga barang kalau tidak hilang ya ruksak.
Hiks.
Tapi bagaimanapun karakter donal selalu jadi faforit. Kadangkadang kalau membaca 'cerita'donal disalah satu album donalBebek, aku melihat dulu bagian akhirnya. Kalau bagian akhirnya dia beruntung maka aku akan dengan lega hati membacanya :p ..kalau tidak aku lebih suka membaca cerita yang lain dulu baru kemudian membaca cerita donal yang dilewati itu.
Tapi teteeup donal dan segala yang berbau kotaBebek dan penghuninya selalu jadi daya tarik tersendiri buatku (dan suami -yang walau telah menghilangkan gantungan kunci donal sepakbola itu tapi sekarang dengan senang hati akan selalu membelikan aku album donalBebek kalau aku minta :p).
Kalau saja sejak taman kanakkanak dulu aku menyimpan albumalbum donalBebek, sekarang aku pasti sudah punya bertumpuktumpuk satu kamar penuh yang bisa dibaca setiap saat. Sayang, semua raib entah kemana.
Kalau punya anak kelak dan ia menginginkan album donalBebek (termasuk bukubuku anakanak atau komikkomik keren) aku akan (membantu) menyimpankannya baikbaik supaya dia ngga menyesal seperti aku saat ini. Perpustakaan komik pribadi kan seru..
27/01/06





