<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392</id><updated>2009-09-23T17:18:23.999+08:00</updated><title type='text'>inspirasi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>42</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-1935533729433812138</id><published>2008-06-30T19:50:00.002+08:00</published><updated>2008-06-30T20:00:48.375+08:00</updated><title type='text'>Pindah pindah pindah..</title><content type='html'>Wuahh, pengen banget pindah rumah baru; rumah sendiri tapi baru bisa pindah rumah baru di dunia maya nih. &lt;a href="http://hesti.blogdetik.com"&gt;Rumah ini&lt;/a&gt; semoga saja makin berisi; makin terinspirasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-1935533729433812138?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hesti.blogdetik.com/' title='Pindah pindah pindah..'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/1935533729433812138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=1935533729433812138' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/1935533729433812138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/1935533729433812138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2008/06/pindah-pindah-pindah.html' title='Pindah pindah pindah..'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-115301945125195955</id><published>2006-07-17T11:02:00.000+08:00</published><updated>2006-07-16T11:37:31.533+08:00</updated><title type='text'>Aku sudah menjadi ibu</title><content type='html'>15/06/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjelang minggu keempat setelah aku melalui persalinan. Ketidaksabaran aku menghadapi rasa sakit sedikit mengecewakan. Tapi toh rasa sakit yang teramat sangat, terbayar sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada yang bilang, melahirkan itu sakit sekali tapi rasa sakit itu akan hilang ketika kita mendengar tangis bayi untuk pertama kalinya. Ucapan itu , nyatanya, benar adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali aku mendengar tangis bayi dalam ruang bersalin adalah tangisan bayi yang baru saja dilahirkan seorang ibu. Kami hanya dipisahkan oleh tirai tipis yang tidak kedap suara sehingga setiap rintih dan rasa sakit yang ibu itu rasakan aku seperti ikut merasakannya juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa haru memenuhi rongga dada aku ketika bayi itu mulai menangis. Suara tangisnya yang pelan lalu melengking seperti sebuah mantera yang mengusir semua gelisah. Sebuah kuasa Allah telah dilahirkan. Keajaiban memenuhi setiap centi udara dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal itu bayinya orang lain. Aku membayangkan bagaimana jika itu adalah bayiku. Tibatiba aku tidak sabar untuk menempati tempat tidur disebelahku itu dan melahirkan anakku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 24 jam aku menahan rasa sakit yang hampir membuatku putus asa. Aku merasa sangat lemas dan sesak. Aku merasa tidak akan kuat menahan sakit lebih lama lagi. Tapi suara dalam hatiku selalu berucap 'aku sebenarnya bisa melewati ini semua hanya perlu sedikit tambahan kesabaran'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap aku memandang suamiku, aku hampir selalu ingin menangis. &lt;i&gt;Aku belum ingin pergi&lt;/i&gt;. Setiap kali rasa sakit itu datang (dan datangnya hampir setiap menit), aku bilang padanya, 'aku ngga kuat, mas', tapi Allah tahu benar aku belum ingin menyerah. Aku ingin melahirkan dan membesarkan anakanak kami dan menjalani waktu demi waktu bersama suamiku hingga kami tua kelak. Aku belum menyerah karena aku tahu suamiku juga tidak menyerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persalinanku tidak memakan waktu banyak. Hanya 20 menit. Sebuah alat digunakan untuk menarik bayi keluar. Vakum ringan yang dilakukan adalah upaya terbaik untuk menyelamatkan bayi kami. Hanya dengan sedikit dorongan, nafasnafas pendek, dan ciuman dikening, aku merasakan sebuah 'kenyamanan' dikeluarkan dari dalam tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/69/190460757_7fde275b07_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/69/190460757_7fde275b07_m.jpg" border="0" alt="dari www.pineapple-girl.com" /&gt;&lt;/a&gt;Awalnya adalah kepala yang keluar, dokter menariknya perlahan lalu dengan lembut tapi cukup kuat ia menarik seluruh tubuhnya. Sebuah rasa yang sama sekali luar biasa -yang aku tidak bisa menggunakan katakata untuk menggambarkannya, yang aku ingin mengulangnya berulang kali- muncul selama bayi kami keluar dari perutku. Pundak, dada, perut, kakikaki.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter meletakkan bayi yang berlumur lendir dan darah diatas perutku yang sudah mengempis. Geliat demi geliat bayi kami itu adalah sebuah kenikmatan tersendiri dan suara tangisnya adalah obat yang paling mujarab, mantera yang paling ampuh. &lt;i&gt;Abrakadabra&lt;/i&gt;, semua rasa sakit hilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah menjadi ibu dan ciuman dikening kemudian adalah &lt;i&gt;loosing words, too many words&lt;/i&gt;..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-115301945125195955?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/115301945125195955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=115301945125195955' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/115301945125195955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/115301945125195955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/07/aku-sudah-menjadi-ibu.html' title='Aku sudah menjadi ibu'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-114792538953848284</id><published>2006-05-18T12:08:00.000+08:00</published><updated>2006-05-18T12:14:14.276+08:00</updated><title type='text'>..menyerah sama sekali bukan jawaban, hingga sekarang harus aku akui.</title><content type='html'>Rabu, 3 Mei 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berangkat ke Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah (HGA) Depok dengan harapan bahwa pemeriksaan hanya dilakukan untuk memeriksa sebabnya kontraksi dini terjadi dan lalu boleh pulang. Tapi nyatanya, kami harus menghabiskan 2 malam kami di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter (lewat telepon) mengintruksikan pada perawatperawat untuk melakukan beberapa tindakan medis di kamar bersalin. Salah satunya adalah pemeriksaan mulut rahim dan pengecekan kondisi janin (detak jantung dan gerakan) dan frekuensi datangnya kontraksi dengan alat yang bernama CTG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontraksi ditandai dengan mengerasnya perut, pergi dan datang dalam waktuwaktu tertentu. Dalam kasus aku, datangnya kontraksi sudah hampir teratur dalam waktu yang berdekatan sekitar 6 menit sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya (kata orangorang, kata buku), kontraksi juga ditandai dengan rasa yang amat sangat sakit dibagian punggung bawah menjalar ke bagian perut bawah (mungkin seperti mules) tapi aku tidak merasakan halhal tersebut. Kalau pun iya, rasa sakit yang aku rasakan ini masih bisa aku tahan (mungkin kontraksi yang &lt;b&gt;sesungguhnya&lt;/b&gt; belum terjadi). Aku hanya mencemaskan kondisi bayiku setiap kali mengalami kontraksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apakah karena kontraksikontraksi tersebut yang menyebabkan terjadinya pembukaan satu pada mulut rahim atau bukan, aku tidak begitu mengerti, yang aku tahu halhal tersebutlah ditambah dengan adanya sedikit pendarahan, yang kemudian 'memaksa' kami menjalani rawat inap untuk mempertahankan janin hingga mencapai usia yang tepat untuk dilahirkan (saat itu usia kandungan masih 35 minggu). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/56/148547475_513cf0affe_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/56/148547475_513cf0affe_m.jpg" border="0" alt="dari www.pineapple-girl.com" /&gt;&lt;/a&gt;Malam itu perawat menanamkan jarum infus ditangan kiriku. &lt;i&gt;Seumurumur&lt;/i&gt; aku ngga suka jarum suntik. Sekarang jarum itu malah harus tertanam selama beberapa jam (bahkan mungkin hari) dalam tanganku, membayangkannya saja aku sudah ngeri. Makanya beberapa menit sebelum jarum itu tertancap di tanganku dan sebelum perawatperawat itu datang lagi dengan segenap perlengkapan 'siksa' itu, aku merintihrintih dulu (:p).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/44/148547474_d748a2c15d_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/44/148547474_d748a2c15d_m.jpg" border="2" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Nyatanya mungkin memang tidak sengeri yang aku bayangkan apalagi sesakit yang aku perkirakan. Setelah jarum itu tertanam dan cairan infus mengalir ke tubuhku semua kecemasan akan segala bayangan kepedihan karena siksaan jarum itu hilang bahkan kontraksikontraksi itu pelanpelan tidak datang lagi. Tapi kalau &lt;i&gt;ditawari&lt;/i&gt; untuk diinfus lagi.. &lt;b&gt;ngga deh, makasih!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berharap tidak akan lama disini tapi ternyata dokter kebidanan kami baru bisa datang besoknya jadi kami terpaksa masih harus berbosanbosan berada di rumah sakit. Dan obat 'pematang paruparu untuk janin' yang disuntikkan ke dalam infus juga ternyata harus diberikan sebanyak 3 kali jadi bagaimanapun -mau tidak mau- kami memang harus berada selama 3 malam disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku kelihatannya gelisah dan tentunya tidak betah sama sekali. Tapi lepas dari itu semua, ia sabar menemani dan merawat aku, juga menjaga kami berdua (aku dan anak kami). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selintas, aku yang rasanya tidak cukup sabar. Kalau tidak ingat 'adik bayi' dalam kandunganku ini masih sangat kecil untuk dilahirkan, aku ingin &lt;i&gt;kemarin&lt;/i&gt; itu aku sudah melahirkan dan sekarang aku sedang memandanginya yang tertidur dalam 'boks pink' pinjamannya. :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-114792538953848284?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/114792538953848284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=114792538953848284' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114792538953848284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114792538953848284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/05/menyerah-sama-sekali-bukan-jawaban.html' title='..menyerah sama sekali bukan jawaban, hingga sekarang harus aku akui.'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-114619245051775582</id><published>2006-04-28T10:44:00.000+08:00</published><updated>2006-04-28T10:51:04.853+08:00</updated><title type='text'>Kado Pertama Dari Bandung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.google.co.id/images?q=tbn:cVO3O4sdEy5dWM:www.ccenschede.nl/plaatje/kado%2520groena.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://images.google.co.id/images?q=tbn:cVO3O4sdEy5dWM:www.ccenschede.nl/plaatje/kado%2520groena.jpg" border="2" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Membeli perlengkapan bayi beberapa waktu silam, kami menghitunghitung dan menerkanerka kirakira apa yang perlu dibeli dan apa yang bisa diharapkan dari kadokado yang mungkin akan ada (he he ge er).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku bahkan menulis &lt;i&gt;wish list&lt;/i&gt; di &lt;a href="http://wicakhidayat.blogspot.com"&gt;blognya&lt;/a&gt;. Beberapa poin sih memang agak  maksa tapi namanya juga &lt;i&gt;wishes&lt;/i&gt;, jadi sahsah aja kali ya? :p &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak ipar sudah memberikan se'gunung' pakaian lama anakanaknya dulu. Pakaianpakaian itu hampir seluruhnya pakaian anak perempuan dan untuk digunakan ketika bayi berusia sekitar 8-12 bulan. -Kami bahkan belum tahu apakah anak kami perempuan atau lakilaki- Jadi kalau anak kami lakilaki, semua bajubaju itu akan dikembalikan lagi dengan ucapan 'Maaf, bajunya bagusbagus, tapi anak kami tidak telalu suka dengan motif kembangkembang'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante kami di Cilegon juga sudah belanja bajubaju dan celana sebagai persiapan kado yang akan diberikan untuk kami bila bayi kami lahir nanti. Tentu saja kami riang karena itu artinya kami tak perlu lagi membeli bajubaju dan celana yang katanya kalau masih bayi perlu seringsering ganti baju dan celana (karena sering ompol bukan karena genit..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik kami juga menjanjikan kereta bayi sebagai kado untuk keponakan pertamanya ini. Dia bertanya satu hari, 'Kereta bayi yang bisa tidur yang kaya gimana sih?'. karena sewaktu dia bertanya pada penjaga tokonya, si penjaga malah me'ninabobo'kan keretanya dan menidurkannya di lantai.. ngaco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang paling mengejutkan adalah bahwa kado pertama yang kami dapat, datang dari &lt;b&gt;Bandung!&lt;/b&gt;. Satu hal kenapa mengejutkan adalah karena kami belum pernah bertemu muka dengan yang memberi kado. Beliau ini adalah pengarang buku BAM (Bertanya Atau Mati) dan istrinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku mengenalnya lewat media Blog. &lt;a href="http://the-fool-found-a.blogspot.com"&gt;Blognya beliau&lt;/a&gt; ini adalah salah satu blog faforit yang sering dikunjungi suamiku. Dan sewaktu buku BAM terbit, suamiku (dengan bantuanku dan penjaga toko) harus mengobrakabrik Toko Buku Gramedia untuk berburu buku tersebut, karena kami tidak yakin harus mencari di rak buku jenis apa (he he). Setelah ditemukan dan kami baca (berduaan) berulang kali, kami memutuskan kalau buku tersebut harus masuk dalam daftar bukubuku faforit kami. Buktinya? Buku itu masuk dalam daftar barangbarang yang harus dibawa ke rumah sakit (ditekankan, daftar tsb dibuat sebelum kami mendapatkan kadonya! :p).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi &lt;i&gt;&lt;b&gt;tengkyu pisan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; buat Isman dan Istrinya, Donna, buat kadonya dan perhatiannya yang besar untuk kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..Oia, biasanya kado dan pemberian menjelang persalinan pasti ditujukan untuk sang bayi yang akan lahir kelak, tapi dua hari lalu aku mendapatkan sebuah kalung cantik dari salah seorang teman kantor suamiku. Akhirnya ibunya juga dapet kado (he he). &lt;i&gt;Makasih ya, Pi. Biar hamil tapi kudu tetep gaya, ya ngga? :) &lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-114619245051775582?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/114619245051775582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=114619245051775582' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114619245051775582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114619245051775582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/04/kado-pertama-dari-bandung.html' title='Kado Pertama Dari Bandung'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-114619160633341868</id><published>2006-04-28T10:11:00.000+08:00</published><updated>2006-04-28T10:33:26.346+08:00</updated><title type='text'>Jadi Gendut Niy..</title><content type='html'>Seumur hidup (ga perlu dihitung masamasa bayi), aku ga pernah gendut. Bahkan melebihi berat badan ideal saja cuma ada dalam mimpi. Langsing? Ngga juga, lebih mungkin dibilang kurus. Jadi aku selalu punya keinginan untuk menambah berat badan (tentu dengan harapan penambahan berat badan itu tidak melebihi batas-batas ideal dengan tinggi badan aku ..yang ga seberapa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil aku ngga biasa ngemil. Bukan karena ngga ada tapi ngga kepengen. Ngga suka aja. Makan aja susah. Kalau makan harus diingetin atau paling sering sih dipaksa. Kalau lagi makan, yang jadi fokus bukan makanannya tapi buku atau majalah (lebih banyak komik sih) yang lagi dibaca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau jajan jangan ditanya deh.. Apalagi kalau ada jenis makanan baru yang perlu diburu. Pasti langsung dijarah abisabisan.. tapi tetep aja ngga gemuk tuh. Tapi mungkin berkah juga ya. Banyak orang yang berlebih berat badannya ingin kurus dan diet matimatian sementara aku makan matimatian tapi tetap aja ngga gemuk :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata orangorang mungkin kalau aku menikah dan melahirkan anakanakku aku akan gemuk, paling tidak penambahan berat badan seperti yang aku 'idamidam'kan akan terwujud. Nyatanya memang begitu. Selagi hamil, nafsu makanku bertambah. Yang biasanya cuma sekadarnya saja kalau makan siang pagi atau malam, sekarang.. masih sekadarnya juga sih.. tapi 2 piring :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya (:p) suamiku juga suka (dan hobi) jajan makananmakanan baru -atau lama- (tapi yang ngga menguntungkan dari hobi kami ini adalah.. anggaran jajan selalu lebih besar dari pada anggaran untuk tabungan. Hehe). Jadi selama hamil aku ngga banyak 'ngidam' yang ngga kesampaian karena biasanya langsung terpenuhi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya waktu awal kehamilan aku pengen banget combro yang kering dan gurih. Untungnya suami tahu dimana harus membeli. Walau agak lama (krn menunggu tukang combronya pulang dari mudik), satu hari sepulang kantor dia membawakan aku beberapa buah, beberapa buah yang lain dimakan di jalan katanya :p &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/50/136179398_16e7782874_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/50/136179398_16e7782874_m.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Jadi intinya &lt;i&gt;mah&lt;/i&gt; sekarang aku gendut dan sering dibilang gendut. Lucu juga dengernya. Kalau aja tementemen (yang selalu berkomentar 'Makin kurus aja sih, hes' setiap kali bertemu) ngeliat aku sekarang pasti akan mengubah komentarnya. 'Wah, sekarang balapan sama wicak'. Ha ha haa!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat badanku awal kehamilan adalah 34,6Kg. (Bandingkan dengan sepupuku yang masih berumur 7 tahun yang sekarang beratnya sudah 40 kg). Jadi kalau ada yang selalu mengingatkan aku kalau aku kurus ngga perlulah, buangbuang tenaga.. aku juga tahu (kan di rumah ada kaca). Sekarang beratku 47,7 kg jadi selama 7 bulan aku naik hampir 14 kg. Hebatkan? :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sih berharap setelah melahirkan berat badanku ngga menyusut tapi juga tentunya ngga berlebihan. Jadi aku pikir (banyakan mikir ngga dikerjakerjain) selain makan banyak dan bergizi (karena insyaAllah sedang menyusui), aku hrs sempetin olah raga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He he sekarang aku tahu rasanya bingung karena kelebihan berat badan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-114619160633341868?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/114619160633341868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=114619160633341868' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114619160633341868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114619160633341868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/04/jadi-gendut-niy.html' title='Jadi Gendut Niy..'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-114525286309357872</id><published>2006-04-17T13:37:00.000+08:00</published><updated>2006-04-17T14:09:45.996+08:00</updated><title type='text'>Keluarga dalam Album</title><content type='html'>Keluarga dalam Album&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini aku keranjingan mengumpulkan fotofoto (format jpeg maupun cetak) dan menyusunnya (dlm format jpeg dengan photoshop) halaman per halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/1/129937089_702f35bd6c_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/1/129937089_702f35bd6c_m.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/50/129915162_839a931b49_t.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/50/129915162_839a931b49_t.jpg" border="0" alt="dari www.pineapple-girl.com" /&gt;&lt;/a&gt;Misalnya kalau aku sedang menyusun 'fotofoto' hasil print USG aku akan menaruh 'judul' pada halamannya &lt;b&gt;Hasil USG anak pertama&lt;/b&gt;. Kalau aku menyusun fotofoto perjalanan suami dengan salah satu boneka kami (:p), &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/44/129937087_20bcaa89c4_t.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/44/129937087_20bcaa89c4_t.jpg" border="0" alt="dari www.pineapple-girl.com" /&gt;&lt;/a&gt;aku akan memasang judul misalnya &lt;b&gt;Papa dan Comel di Makasar&lt;/b&gt;. Kalau aku menyusun fotofoto aku dan salah satu boneka kami, judulnya bisa jadi &lt;b&gt;Mama dan Conrad di Dapur&lt;/b&gt;. Dan sebagaisebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa aku memasang judul dengan menyebut diri kami mama dan papa? Niatnya sih karena fotofoto ini kelak akan kami perlihatkan pada anakanak kami (insyaAllah). Lucu &lt;i&gt;banget&lt;/i&gt; rasanya menyebut diri mama dan papa. Padahal beberapa tahun lampau kami cuma bocabocah yang jajan es dan kerupuk lebar balur sambal kacang di pinggir sekolah SD setiap kali jam istirahat. Sekarang dengan perut bertambah buncit dan pikiran yang memenuhi kepala dengan segala macam tetek bengek urusan keuangan, rumah tangga dan lainlain, kami akan menjadi orang tua. :o&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kami bicara soal 'akan menjadi apa anak kami kelak' dan bagaimana dengan pergaulannya nanti menginjak remaja.. kami dilanda kepanikan yang membuat kami ngga bisa bicara apaapa. Pergaulan, gaya hidup, 'tuntutan lingkungan', ke'modern'an, pendidikan agama yang semakin banyak di'modifikasi'.. uggghhh! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setakuttakutnya kami, kami percaya bahwa niat kami baik dan ikhlas. Belajar menjadi orang tua yang mendidik anakanak kami dengan pendidikan dan teladan yang paling baik yang mampu kami berikan. Selebihnya, semua tentunya kami serahkan pada kehendak ALLAH.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-114525286309357872?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/114525286309357872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=114525286309357872' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114525286309357872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114525286309357872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/04/keluarga-dalam-album.html' title='Keluarga dalam Album'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-114342878521574546</id><published>2006-03-27T11:05:00.000+08:00</published><updated>2006-03-27T11:06:25.226+08:00</updated><title type='text'>Bulan Ketujuh, 7 Bulan keajaiban</title><content type='html'>Tujuh bulan penuh perasaan 'ajaib'nya berbadan 'dua'. Beberapa tahun silam, menikah saja rasanya masih amat sangat jauh terwujud tapi sekarang aku (dan suami) sedang menunggu datangnya hari menimang bayi yang kukandung. Tuhan memang selalu memberikan banyak kejutan dalam hidup. Entah itu kejutan yang manis teramat manis atau kejutan pahit teramat pahit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kadang masih suka menggelengkan kepala, ngga percaya bahwa hanya dalam hitungan bulan, aku akan menjadi ibu dan suamiku menjadi ayah sementara beberapa tahun silam kami hanya 'remajaremaja' dewasa yang egois dan penuh keinginan untuk hanya bersenangsenang tanpa berpusing memikirkan kewajiban dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaib sesuatu yang bernama &lt;b&gt;waktu&lt;/b&gt; itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.google.co.id/images?q=tbn:lGZU__oxSz9ylM:members.cox.net/jecoulter/frameset/images_portfolio/18_baby_stork.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://images.google.co.id/images?q=tbn:lGZU__oxSz9ylM:members.cox.net/jecoulter/frameset/images_portfolio/18_baby_stork.gif" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Sepuluh hari setelah keterlambatan kami merasa gugup sewaktu melakukan tes kehamilan di rumah. Sebulan setelah itu kami merasa waswas dengan hasil USG yang akan diberikan dokter. Tiga bulan usia kandungan, kami tertegun mendengar detak jantung si kecil yang berdegup cepat. Empat bulan, kami masih belum percaya bahwa Tuhan akan memepercayakan pada kami seorang anak. Lima bulan, gerakangerakan halus mulai terasa dan teraba (Bayi kami menggeliat). Enam bulan, kami takjub melihat tangantangan kecil yang 'melambai' dan detak jantung yang berdenyut dalam rongga dada (Anak kami ya Tuhan?). Tujuh bulan, bajubaju mulai mengerut dan orangorang mulai bertanya 'Sudah berapa bulan?'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam masalah kehamilan mulai dari makanan hingga kecemasan harus dilalui satu per satu, harus di hadapi waktu demi waktu. Beragam keinginan beragam rasa sakit beragam ke'sensitif'an membetuk kombinasi yang kadang sulit untuk dilalui tanpa rasa perih tapi mungkin itu semua adalah bagian dari 'keajaiban' indahnya hamil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa takut menghadapi kelahiran nanti mulai menjadi keresahan. Mungkin bukan takut akan rasa sakit -yang belum dapat dibayangkan sekarang-. Lebih karena rasa takut menghadapi sebuah 'kesempatan' bertarung meregang nyawa, &lt;i&gt;apakah aku akan sempat menikmati menggendong bayiku dan menjadi seorang ibu yang membesarkannya?&lt;/i&gt; &lt;b&gt;(Ya, Allah selamatkanlah kami berdua).  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit yang akan aku hadapi tentunya tidak akan sebanding dengan 'keajaiban' yang akan menjadi obat penyembuh rasa sakit seperti apapun dan yang telah Tuhan percayakan pada kami, setelah aku menggendongnya. &lt;b&gt;(Ya, Allah selamatkanlah kami berdua). &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi well, menjadi seorang ibu tentunya perlu keikhlasan dan hanya itulah yang tentunya akan menguatkan aku menghadapi dan menikmati setiap detik saat ini hingga menjelang kelahiran kelak dan insyaALLAH setelah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-114342878521574546?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/114342878521574546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=114342878521574546' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114342878521574546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114342878521574546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/03/bulan-ketujuh-7-bulan-keajaiban.html' title='Bulan Ketujuh, 7 Bulan keajaiban'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-114135184747747713</id><published>2006-03-03T09:58:00.000+08:00</published><updated>2006-03-03T10:10:47.490+08:00</updated><title type='text'>Ah, ke'melow'an ini..</title><content type='html'>Aku muncul lagi dengan bejibun keinginan baru. Entah kenapa setiap keinginan..satu dua hari kemudian akan luber dan lumer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal saat ini aku ingin sekali berjalan. Kemana saja. Duduk dan merenung di suatu tempat yang agak jauh dari rumah. Melihat daundaun yang belum pernah aku lihat menghirup suasana yang belum pernah aku hirup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah ibu hamil (bahkan yang sedang tidak hamil) adakalanya berada dalam ke'melow'an yang takkan dapat dimengerti orang lain bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari aku pernah mengirimkan sebuah surat pada seorang teman yang hingga detik ini memiliki segudang beban yang ditanggung di pundaknya sendirian (seandainya saja ia sempatkan diri membaca ini)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/40/78749770_2d5125f6a3_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/40/78749770_2d5125f6a3_m.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Puisi jadi bagian dari hidup gw sekarang, segala sesuatu yang ga gw pahami gw tulis menjadi puisi sesuatu yang gw inginkan gw gambarkan dalam puisi semua hal yang menjadi sandungan gw caci maki di puisi.. puisi gw ga pernah bagus. ga. tapi peduli amat toh tidak ada yang menikmatinya selain gw dan kadangkadang sepi (kalau sepi lagi mampir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kadang gw pengen banget punya keberanian buat ngumpulin karya2 gw dan gw kirim ke korankoran.. apa yang membuat gw ga berani mungkin karena alasan klise. gw takut pada harapan yang akan hadir dalam diri gw dan gw takut kembali kecewa karena harapan itu tdk terwujud hingga mendesak lebih dalam kepercayaandiri gw yang ga pernah timbul menjadi semakin tidak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi well suatu saat gw akan memasang topeng dan mencoba.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu? Seandainya saja ia membaca..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sejak lo menelepon gw tentang 'lamaran' itu sejak itu gw kwatir. gw tahu ga semestinya gw kwatir.. gw hrs percaya pada keputusan yang lo buat pada hati yang lo pilih. jadi kalaupun lo memutuskan untuk pergi, pergilah. memang tidak bisa di pungkiri.. ada satu masa dimana kita semua akan pergi karena hidup tidak hanya berkutat di masa lalu atau masa sekarang tapi menuju masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap kali gw meyakinkan diri gw kalau 'kesempatan baik' tidak akan datang dua kali setiap kali dala diri gw selalu timbul pertanyaan apakah kita tahu kalau kesempatan ini memang baik untuk kita? lalu gw akan menggelenggeleng karena memang tidak akan pernah ada orang lain yang bisa menjawabkan pertanyaan itu untuk kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasanya jawabannya harus kita sendiri yang buat. kalau itu sebuah kesempatan maka akan jadi baiklah kalau kita membuatnya baik. jadi kembali lagi,  gw hrs percaya pada keputusan yang lo buat dan hati yang lo pilih, siapapun itu dimanapun itu kapanpun itu..krn gw percaya lo mampu membuat sebuah kesempatan menjadi baik buat hidup lo.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Sementara aku berkeinginan mengenakan topeng hingga timbul keberanian untuk membeberkan karyaku dihadapan orang banyak apakah dia berkeinginan untuk menegakkan diri dan membuka topengnya hingga dapat melanjutkan hidup sebagai diri sendiri?' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi bertanyatanya, seandainya ia membaca..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, ke'melow'an ini..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-114135184747747713?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/114135184747747713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=114135184747747713' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114135184747747713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/114135184747747713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/03/ah-kemelowan-ini.html' title='Ah, ke&apos;melow&apos;an ini..'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-113841884728909678</id><published>2006-01-28T11:16:00.001+08:00</published><updated>2006-03-03T09:57:02.240+08:00</updated><title type='text'>donalBebek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/33/92000359_9ec4d87763.jpg?v=0"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/33/92000359_9ec4d87763.jpg?v=0" border="0" alt="USG" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa tahun lampau aku punya dua buah gantungan kunci yang amat sangat aku suka. Gantungan kunci itu berbentuk karakter donal (yang satu donal yang berpose dengan bola sepaknya dan yang satunya lagi gaya donal klasik yang manis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantungan kunci yang satu (donal sepak bola) aku berikan pada 'calon pacar'ku waktu itu untuk gantungan kunci kamar kosnya dulu. Yah, hitunghitung pemberian manis (memberikan sesuatu yang kita sukai itukan namanya manis..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya dia lupa dan meninggalkannya di loker kantornya yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantungan kunci yang satunya lagi terbuat dari besi dengan warna tembaga (coklt kemerahan). Keren sekali. Aku menemukannya dijual di salah satu toko buku di Bogor dengan harga yang saanggggat murah (harga persisnya lupa). Aku biasa menggantungkannya di tas atau di &lt;i&gt;loose leaf&lt;/i&gt;. Tapi sayang sekali, sekali lagi, namanya juga barang kalau tidak hilang ya ruksak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanapun karakter donal selalu jadi faforit. Kadangkadang kalau membaca 'cerita'donal disalah satu album donalBebek, aku melihat dulu bagian akhirnya. Kalau bagian akhirnya dia beruntung maka aku akan dengan lega hati membacanya :p ..kalau tidak aku lebih suka membaca cerita yang lain dulu baru kemudian membaca cerita donal yang dilewati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi teteeup donal dan segala yang berbau kotaBebek dan penghuninya selalu jadi daya tarik tersendiri buatku (dan suami -yang walau telah menghilangkan gantungan kunci donal sepakbola itu tapi sekarang dengan senang hati akan selalu membelikan aku album donalBebek kalau aku minta :p). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja sejak taman kanakkanak dulu aku menyimpan albumalbum donalBebek, sekarang aku pasti sudah punya bertumpuktumpuk satu kamar penuh yang bisa dibaca setiap saat. Sayang, semua raib entah kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau punya anak kelak dan ia menginginkan album donalBebek (termasuk bukubuku anakanak atau komikkomik keren) aku akan (membantu) menyimpankannya baikbaik supaya dia ngga menyesal seperti aku saat ini. Perpustakaan komik pribadi kan seru..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27/01/06&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-113841884728909678?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/113841884728909678/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=113841884728909678' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113841884728909678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113841884728909678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/01/donalbebek.html' title='donalBebek'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-113816394414216622</id><published>2006-01-25T12:33:00.000+08:00</published><updated>2006-01-25T14:19:08.973+08:00</updated><title type='text'>'Menjadi Ibu Sulit Ya?' versus 'Mencari Pendamping Hidup itu Sulit Ya?'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/17/90896794_35b391320a_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/17/90896794_35b391320a_m.jpg" border="0" alt="USG" /&gt;&lt;/a&gt;19 Minggu usia kandunganku, belum di USG lagi biasanya hanya mendengarkan detak jantung bila periksa rutin ke dokter. Tapi tepat jam 16.25 hari ini (14/01/06) janin di dalam perutku bergerak. Mungkin. Karena aku belum pernah hamil, aku tidak dapat memperkirakan pasti itu gerakan janin atau karena aku sedang lapar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang mencemaskan aku. Aku tahu tidak seharusnya ibu hamil memikirkan hal-hal yang menggelisahkan diri. Tapi mungkin wajar juga mengingat kelak aku harus mampu mengurus segala macam dengan peranku yang sudah berubah, bukan hanya seorang istri dan atau menantu di rumah ini tapi juga seorang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengingat teman-teman yang belum menikah -kalau kata Rachel Greene dalam serial Friends ketika Monica Geller akan menikah (baru bertunangan) "&lt;i&gt;Knowing that you'll be married is remind me that i'am not. I'm not even close!&lt;/i&gt;"- ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang baru bertemu beberapa hari yang lalu bilang, 'Katakatanya Neng (nama seorang teman) ada benarnya juga, Hes. Saat ini apa yang penting bukan lagi nyari dan nemuin cinta yang mengebu-gebu tapi yang penting adalah kita menikah dengan seseorang dan hidup bersamanya'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam. Saat itu benarbenar ngga paham. Selama ini aku pikir menikah adalah bagian dari jatuh cinta. Kita harus mencinta dan dicinta sebelum menikah. Tapi ternyata -harus disadari atau tidak, mau diakui atau tidak- cinta tidak selamanya harus menjadi awal dari sebuah pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah dunia pernikahan mungkin selalu akan berbeda dalam sudut pandang setiap orang. Mungkin seperti katamu, mas, dalam &lt;A href="http://wicakhidayat.blogspot.com/2006/01/kita-bakiak-atau-sepatu.html"&gt;Bakiak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Kita (yang bakiak) dalam mencari jodoh adalah mencari pasangan yang paling pas. Mungkin lebar dan panjangnya tak sama sepadan betul, mungkin karetnya tak sama lunak-kerasnya, mungkin tebalnya &lt;i&gt;njomplang&lt;/i&gt;, mungkin beratnya jauh terpaut atau dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi antara satu insan dan insan lain, tak ada yang namanya 'pas' atau 'klop' sepasang layaknya sepatu kiri dan kanan. Melainkan memang kita nih cuma bisa berusaha, mencari pasangan bakiak yang sebisa mungkin paling pas untuk kita."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih diam sampai sekarang. Sampai sekarang masih benarbenar ngga paham. Tapi ngga penting apa yang menjadi pemahamanku menyangkut keputusan yang akan diambil temanku itu. Dunianya adalah lakon yang hendak dan akan dipahaminya sendiri ngga masalah apa kata orang selama apa yang ia lakonkan memang apa yang ia inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti aku. Ibu rumah tangga yang sama sekali belum bekrja di usia 26tahun, sedang mengandung, menghabiskan banyak waktunya dengan merunut resepresep yang belum tentu diolah; mengutakatik kodingkoding PHP dan HTML yang belum pernah berhasil; membajak teve seharian dengan menonton serial Friends; menulis ceritacerita pendek yang ngga pernah selesai; menghitunghitung setiap pengeluaran yang selalu melebihi budget. Tentu saja apa yang aku kerjakan mungkin akan membuat dahi beberapa orang berkerut, 'apa ga bosen ya?'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/40/90896806_95dad898f5_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/40/90896806_95dad898f5_m.jpg" border="0" alt="USG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/24/90896811_db09cd16c6_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/24/90896811_db09cd16c6_m.jpg" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Tapi lagi, Duniaku adalah lakon yang hendak dan akan aku pahami sendiri ngga masalah apa kata orang selama apa yang aku lakonkan memang apa yang aku inginkan. Menjadi ibu rumah tangga yang hanya mengurusi rumah, suami dan tentunya anakanak kelak pasti lebih menyenangkan kalau aku bisa memahaminya lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah lebih sulit menjadi ibu atau mencari pendamping hidup? Jawabannya akan selalu berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hes. 14/01/06&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-113816394414216622?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/113816394414216622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=113816394414216622' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113816394414216622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113816394414216622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/01/menjadi-ibu-sulit-ya-versus-mencari.html' title='&apos;Menjadi Ibu Sulit Ya?&apos; versus &apos;Mencari Pendamping Hidup itu Sulit Ya?&apos;'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-113799851005408827</id><published>2006-01-23T14:38:00.000+08:00</published><updated>2006-01-23T14:41:50.063+08:00</updated><title type='text'>20 Minggu</title><content type='html'>Bergerak! Akhirnya terasa janin dalam kandungan bergerakgerak,menendangnendang dan mungkin sedikit bersalto. Jelass ini pasti bayi kami yang bergerak bukan sekedar masuk angin atau lapar..:p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yiipii, semoga lahir sehat dan selamat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-113799851005408827?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/113799851005408827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=113799851005408827' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113799851005408827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113799851005408827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/01/20-minggu.html' title='20 Minggu'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-113618342108683095</id><published>2006-01-02T14:26:00.000+08:00</published><updated>2006-01-02T14:40:21.410+08:00</updated><title type='text'>byar!</title><content type='html'>Tidak ada namaku tertera di satu pun undangan yang dikirimkan ke rumah kami!! Byar, seharian aku mengamuk untuk alasan yang mungkin semua orang dibelahan dunia manapun tidak akan pernah mengerti....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku bergegas ke kantor pagi ini, selain karena sudah ditunggu temannya untuk berangkat bareng tentunya juga karena ngga ingin paginya 'rusak' dengan amukan aku yang ngga 'beralasan'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu mengada-ada memang tapi sungguh hal itu membuat perasaan aku periiiih sekali. Bahkan di undangan untuk suamiku pun tidak ada tertera '&amp; istri'. Padahal kedua calon pengantin adalah teman sekaligus sahabatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman menghiburku dengan mengatakan "lo kan dah Nyonya dari suami lo. Jadi kalau cuma nama suami lo yang tertera diundangan berarti itu artinya untuk lo berdua: Bapak dan Ibu Wicaksono Hidayat!" &lt;i&gt;Oke, make sense!&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi diundangan lain dua orang teman yang juga sudah menikah dituliskan lengkap nama suami dan istrinya sekaligus dalam satu undangan. Itu lebih masuk akal! Aku merasa 'diperlakukan' tidak adil dengan alasan sentimentil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Byar! I've ruined my day with all the nonsense.. but actually it's kind important for me. Paling tidak aku kepengen merasa jadi bagian dari undangan itu (merasa di undang) dan bukan cuma &lt;b&gt;sekedar&lt;/b&gt; istri atau pasangan seseorang yang memang seharusnya datang menemani suami atau pasangannya! Sekedar menemani dan bukannya diundang untuk melihat sahabatnya bahagia di pelaminan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa ngga &lt;i&gt;excited&lt;/i&gt; lagi ngerjain &lt;a Href="http://hesti.blogspot.com/2005/12/helloworld.html"&gt;The Book&lt;/a&gt; yang lagi aku kerjain beberapa hari belakangan ini..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/37/78749776_75257ed6ff_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/37/78749776_75257ed6ff_m.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;But still, buried deep ini my heart i really wanna come.. but gosh, all the anger make me feel terible!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-113618342108683095?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/113618342108683095/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=113618342108683095' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113618342108683095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113618342108683095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2006/01/byar.html' title='byar!'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-113582726031459580</id><published>2005-12-29T11:33:00.000+08:00</published><updated>2006-01-02T14:25:32.420+08:00</updated><title type='text'>HelloWorld</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static.flickr.com/40/78749775_9bb4813faf_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://static.flickr.com/40/78749775_9bb4813faf_m.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;....oke oke oke kita mulai lagi! Sulit sekali beranjak dari kemalasan awal kehamilan. Well, mungkin bukan sebenar-bnarnya karena hamil, mungkin lebih karena memang pembawaan dan kegiatan yang 'notabene' hanya berkisar antara dapur, kamar tidur, kamar mandi, kamar tidur, ruang tivi, kamar tidur, meja makan, dan kamar tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi oke oke oke kita mulai lagi kegiatan &lt;i&gt;posting memosting ke blog&lt;/i&gt; yang sudah mulai berdebu dan agak basi. Duduk manis didepan komputer dan  mulai lagi dengan &lt;i&gt;codingcoding&lt;/i&gt; dan keruwetannya. "HELLO WORLD" &lt;i&gt;here i am..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, soal coding biarlah nanti aku selesaikan sendiri (berdua dengan si calon bayi yang katanya ikut belajar juga kalau ibunya belajar sesuatu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu lagi bertepatan dengan tanggal 8 Januari 2006 seorang sahabat akan melangsungkan pernikahannya. Dua orang sahabat kalau aku boleh bilang. Entah apa yang membuat ingin sekali menghadiahi sesuatu yang istimewa. Tidak mengukur dengan harga berapa barang yang ingin aku (dan suami) berikan pada mereka berdua tetapi lebih pada apa yang menjadi kenangan dan yang mungkin akan terus dikenang oleh mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..simsalabim, kami memutuskan untuk memberikan mereka 'Mix-Book'. Akhirnya setelah perencanaan demi perencanaan yang tidak kunjung kami kerjakan, beberapa hari lalu aku berhasil menyingkirkan sebentar perasaan malas. Aku mengobrakabrik bukubuku puisi (agak berdebu dan kusam) di rak dan memilih satu dua puisi dari penyairpenyair indonesia favorit sepanjang masa. Tentunya kami menyelipkan sedikit dua dikit puisipuisi yang kami ambil dari &lt;a href="http://manterakata.blogspot.com"&gt;ManteraKata&lt;/a&gt;, atau kumpulan puisi suami aku ([DAuN] dan Daun-daun Yang Gugur Sepanjang jalan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisipuisi itu sekiranya akan menjadi bagian dari buku yang sengaja kami buat untuk kado istimewa itu. Selain itu kami juga memasukkan halhal lain yang berkenaan dengan kedua teman kami itu. Sebuah 'garapan' fiksi yang pernah dibuat antara aku dan sang pengantin wanita, diskusidiskusi singkat antara suami aku dan sang pengantin pria, fotofoto, dan tak lupa di akhir buku terdapat beberapa ucapan selamat dari temanteman kuliah yang sempat (dan mau) mengirimkan ucapan selamat mereka pada keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, sayang sekali tidak ada yang sempat memberikan kami hadiah serupa sewaktu kami menikah dahulu. He he he, tapi tentunya semua hadiah punya kenangannya sendirisendiri. Siapa yang tahu mungkin hadiah kami ini kelak malah menjadi bagian dari bukubuku usang yang mereka simpan di karduskardus yang tersimpan di gudang. Siapa yang tahu :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apapunlah, aku senang karena tak lama lagi keduanya akan menikah. Tidak ada yang aku harapkan selain kebahagiaan mereka berdua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-113582726031459580?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/113582726031459580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=113582726031459580' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113582726031459580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/113582726031459580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/12/helloworld.html' title='HelloWorld'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112951527370803279</id><published>2005-10-17T12:14:00.000+08:00</published><updated>2005-10-17T10:14:33.753+08:00</updated><title type='text'>kandungan 6 minggu </title><content type='html'>Hari ini saya merasa ada yg bergerak di perut saya. Kalo saja usia kandungan  saya sdh 4 bulan saya pasti bersorak gembira. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pasti masuk angin. Salah satu penyakit yang menambah runyam kenyamanan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit di seluruh badan. Sakit di seluruh kepala. Sakit di seluruh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa sih dengan hormon?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112951527370803279?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112951527370803279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112951527370803279' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112951527370803279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112951527370803279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/10/kandungan-6-minggu.html' title='kandungan 6 minggu '/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112926769224768700</id><published>2005-10-17T11:12:00.000+08:00</published><updated>2005-12-01T10:19:22.296+08:00</updated><title type='text'>Manja Banget!! (Pikir orang-orang, tapi...)</title><content type='html'>Dulu waktu Ibu msh ada&lt;br /&gt;Selalu ada yg mengingatkan untuk kuat bila aku terisak &lt;br /&gt;Mamah pst akan melakukan hal yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu Ibu msh ada&lt;br /&gt;Selalu ada tatapan cemas bila aku mengambil sabun dan mencuci&lt;br /&gt;Mamah pst akan melakukan hal yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu Ibu msh ada&lt;br /&gt;Selalu  ada kehangatan yg ia balurkan setiap kali aku mengigil &lt;br /&gt;Mamah pst akan melakukan hal yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu Ibu msh ada&lt;br /&gt;Selalu ada semangat di meja makan bila aku patah dan lelah&lt;br /&gt;Mamah pst akan melakukan hal yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu Ibu msh ada&lt;br /&gt;Selalu ada doa yang diucapkan setiap kali aku sepi&lt;br /&gt;Mamah pst akan melakukan hal yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112926769224768700?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112926769224768700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112926769224768700' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112926769224768700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112926769224768700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/10/manja-banget-pikir-orang-orang-tapi.html' title='Manja Banget!! (Pikir orang-orang, tapi...)'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112917694119044627</id><published>2005-10-13T14:15:00.000+08:00</published><updated>2005-10-13T12:15:41.196+08:00</updated><title type='text'>ayoberjuang!</title><content type='html'>..ini masuk minggu kedua sejak saya melakukan tes kehamilan.mungkin kalo saya sudah ke dokter, beliau akan bilang: 'oke kalo hari pertama siklus ibu yang terakhir sekitar tanggal 28 sampai 30 kmungkinan kandungan ibu menginjak usia 7 minggu'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmmm, mungkin..mungkin juga nggakan? Darimana beliau tahu kpn pembuahannya terjadi. Apa seminggu setelah siklus terakhir atau dua minggu atau tiga minggu? Beliaunya ngga nanya! Well,kalo ditanya pun saya juga ngga tahu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang pasti usia kandungan saya sudah lewat dari dua minggu lebih.Tapi kalo ada orang tanya, saya dengan sok tahu menjawab 'sekitar 6 minggu' dengan tampang senang. Toh, dia (si penanya) ngga akan pusing dengan keakuratan jawaban saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamil kali ini saya mulai merasakan mual dan muntah. Juga seluruh badan rasanya lemas sekali dan pusing yang berkepanjangan. Mungkin  ditambah saya puasa sehingga asupan makanan yang seharusnya tersimpan dalam tubuh untuk tenaga habis terserap untuk makanan  si calon jabang bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebaiknya saya jangan puasa dulu. Tapi tidak puasa pun saya bingung mau makan apa. Karena saya tidak punya tenaga untuk memasak sendiri atau membeli di warung nasi, sementara masakan matang yang lengkap baru dikirim menjelang magrib. (Dilarang makan mie instan!! Tegas suami saya sebelum berangkat  kerja tadi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well anyway, tentunya saya, suami saya, ngga akan berhenti berjuang buat calon bayi kami ini. Semoga kelak kami bertiga (saya, suami saya, anak kami) bisa benarbenar berkumpul.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112917694119044627?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112917694119044627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112917694119044627' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112917694119044627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112917694119044627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/10/ayoberjuang.html' title='ayoberjuang!'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112781257109516659</id><published>2005-09-27T19:15:00.000+08:00</published><updated>2005-09-29T10:39:42.873+08:00</updated><title type='text'>27September2005</title><content type='html'>Hari ini malam ketiga setelah ayah saya dimakamkan. Hari ini tepat 100 hari Ibu Suami saya meningggal dunia. Hari ini saya ulang tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112781257109516659?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112781257109516659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112781257109516659' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112781257109516659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112781257109516659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/09/27september2005.html' title='27September2005'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112716922525780757</id><published>2005-09-20T08:34:00.000+08:00</published><updated>2005-09-20T06:33:45.290+08:00</updated><title type='text'>..ourpda</title><content type='html'>Test pocket blogger..;p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112716922525780757?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112716922525780757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112716922525780757' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112716922525780757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112716922525780757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/09/ourpda.html' title='..ourpda'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112556679565622144</id><published>2005-09-01T17:25:00.000+08:00</published><updated>2005-09-01T17:46:10.956+08:00</updated><title type='text'>Living: Sebuah Fiksi Bagian I</title><content type='html'>Hari ini adalah hari pertamaku bekerja. Bekerja? Ya! Bekerja! Hari ini adalah hari pertama aku bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instruktur junior di sebuah boga center di Depok! Mengajar sekaligus memasak? Apalagi yang bisa lebih hebat dari itu? Oia tentu saja itu tidak cukup hebat karena yang lebih hebat lagi, aku juga diminta untuk mengasuh salah satu 'kolom' dalam situs web mereka yang baru saja &lt;i&gt;launching&lt;/i&gt;. Itu artinya tulisanku akan dibaca oleh banyak orang..wow! Well, sekarang, apa yang bisa lebih hebat dari itu semua?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sama seperti waktu menikah dulu aku juga merasa..wow, ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Perasaan-perasaan itu  menjadi semacam pemicu sendiri yang meledakkan seluruh kegirangan. Hey wow aku menikah! Hey wow aku bekerja! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini hari pertama aku bekerja. Aku bangun pagi-pagi sekali, sesuai janjiku untuk melakukannya bila aku bekerja (hey, wow aku bekerja!). Aku membereskan beberapa sisa piring dan gelas kotor dari atas meja dan mencucinya. Mulai menyapu dan membuka tirai-tirai. Aku memasukan pakaian-pakaian kotor dalam mesin cuci, menabur sabun dan pewangi dalam wadah di mesin tersebut, dan menyalakan mesinnya. Aku memasak untuk sarapan dan menyiapkan bekal makan siang suamiku. Beres. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memandang sekelilingku. Semua rapih, semua berada ditempatnya.&lt;i&gt; Ini gampang&lt;/i&gt;. Aku mengambil handuk dan mandi. Mesin masih memutar pakaian-pakaian kotor. Aku membasuh diriku sebersih mungkin karena hey wow aku bekerja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengeluarkan pakaian-pakaian lembab dari mesin dan menjemurnya. Suamiku masih lelap. Aku membangunkannya. Ia menggumam. Aku mengenakan pakaian baruku. Pakaian kerja baruku yang nyaris tanpa kerutan karena aku sudah menseterikanya kemarin. Aku menyisir rambutku dan mengoleskan sedikit lipstik di bibirku. Lumayan, aku tampak rapih sekali seperti hendak bekerja..tapi hey wow aku memang akan bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112556679565622144?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112556679565622144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112556679565622144' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112556679565622144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112556679565622144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/09/living-sebuah-fiksi-bagian-i.html' title='&lt;i&gt;Living&lt;/i&gt;: Sebuah Fiksi Bagian I'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112503938613941850</id><published>2005-08-26T14:54:00.000+08:00</published><updated>2005-08-26T14:56:26.140+08:00</updated><title type='text'>Kupu dan Ulat: Sebuah Balada</title><content type='html'>kau putus asa tua?&lt;br /&gt;tanya seekor ulat muda pada kupu-kupu yang hinggap di selembar daun&lt;br /&gt;kupu-kupu menggeleng, aku ketakutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;soal apa, tanya ulat muda itu lagi sambil menelengkan kepalanya&lt;br /&gt;kupu-kupu mengepakan sayapnya&lt;br /&gt;kehilangan keindahanku, katanya parau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ulat tersenyum, aku buruk bukan tua? &lt;br /&gt;kupu-kupu itu memandangi si ulat, ya, kau buruk dan berbulu&lt;br /&gt;tapi aku punya cita-cita jadi aku tak peduli, kata si ulat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kupu-kupu itu menutup sayapnya, cita-cita? &lt;br /&gt;ulat mengangguk-angguk, ya, cita-cita yang membuat kita beranjak dan bangun&lt;br /&gt;kupu-kupu menelengkan kepalanya sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sudah lupa tentang cita-cita&lt;br /&gt;karena kau sudah kehilangannya tua, sahut ulat sambil merajut sebuah kepompong putih&lt;br /&gt;kehilangan? tanya kupu-kupu itu memandang ulat yang mengangguk-angguk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tahu ketika kau memiliki cita-cita hidupmu selalu terbuka &lt;br /&gt;kupu-kupu mengangguk, aku ingat &lt;br /&gt;kau menanti dan menanti kau membiarkan cita-cita itu membuka jalanmu dan juga hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kupu-kupu terbang sejenak dan kembali&lt;br /&gt;aku ingat waktu itu aku masih belum memiliki apa-apa, katanya sambil mengatupkan  sayapnya yang indah&lt;br /&gt;ulat muda itu tertawa, memiliki? ah tua, dunia itu semu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semu? tanya kupu-kupu lagi&lt;br /&gt;ulat menguap, ya, kau selalu membandingkan dirimu dengan dunia yang semu hingga kau selalu ketakutan&lt;br /&gt;aku? aku hidup di dunia yang selalu menghakimiku, gerutu kupu-kupu yang mulai marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ulat tersenyum, begitulah karena kau membiarkannya&lt;br /&gt;aku? o tidak kau salah, kupu-kupu menggeleng-geleng&lt;br /&gt;salah? benarkah? ulat masih tersenyum, ia mengelurkan benang dan jarum rajut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o tua, tidak sadarkah kau, dunia sudah memaksamu kehilangan keberanian? ulat menggeliat &lt;br /&gt;keberanian untuk apa? kupu-kupu duduk disamping ulat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keberanian untuk apa katamu? kau takut kehilangan keindahan tapi selain itu apa kau masih ingat tentang cita-cita? ulat mendesak&lt;br /&gt;kau bicara lagi tentang cita-cita, ada apa dengan keberanian dan cita-cita? kupu-kupu tak sabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dunia memaksamu kehilangan keberanian untuk mempertahankan cita-citamu, ulat menguap lagi tangannya sibuk merajut&lt;br /&gt;dunia tidak menghakimimu tua kau yang menghakimi dan menjatuhkan hukuman pada dirimu sendiri, kupu-kupu diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ulat berdehem, kau mengerti? tidak ada yang sempurna&lt;br /&gt;kupu-kupu memejamkan matanya, aku kehilangan cita-cita hingga hatiku tertutup dan berdebu itu kenapa aku selalu merasa marah dan ditinggalkan, betulkah seperti itu ?&lt;br /&gt;ulat memasang kepompongnya pada sebuah ranting, ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kupu-kupu menunduk, jadi aku bukan ketakutan?&lt;br /&gt;ulat menggeleng, kau hanya kehilangan keberanian untuk memiliki cita-cita lagi&lt;br /&gt;apa aku masih bisa memilikinya? kupu-kupu bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentu, kau masih bisa melihatnya di hatimu, ikuti cita-citaku&lt;br /&gt;kupu-kupu membuka sayapnya, apakah cita-citamu muda?&lt;br /&gt;ulat muda itu masuk dalam kepompongnya yang putih, samar-samar kupu-kupu mendengar suaranya dari dalam kepompong &lt;i&gt;takutlah lalu kau akan temukan keberanian&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112503938613941850?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112503938613941850/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112503938613941850' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112503938613941850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112503938613941850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/08/kupu-dan-ulat-sebuah-balada.html' title='&lt;i&gt;Kupu dan Ulat&lt;/i&gt;: Sebuah Balada'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112450440578224464</id><published>2005-08-20T10:17:00.000+08:00</published><updated>2005-08-20T10:25:45.236+08:00</updated><title type='text'>Worst day ever: sebuah fiksi</title><content type='html'>Aku berjingkat menuju kamarku, membuka pintu perlahan, dan menutupnya. Nyaris tanpa suara. Aku lelah sekali. Beberapa pakaian kotor tersampir di kursi. Biasanya aku langsung membereskannya dan menaruhnya di kamar mandi tapi kali ini rasanya malas sekali. Setelah mengganti bajuu yang kotor tercirat lumpur, aku berbaring di samping tubuh suamiku yang lelap. Kepalaku berdenyut nyeri juga dadaku sebelah kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga jam sebelumnya, ia memakiku di telepon. Mengatakan apa gunanya mempunya istri bila suami pulang tidak di rumah malah keluyuran di jalan. Rumah terkunci dan ia tidak bisa masuk. Padahal kuncinya kutitipkan di tetangga sebelah seperti biasa bila kami bepergian. Padahal juga ia tahu aku sedang memeriksakan diriku ke dokter. Ia bilang tidak bisa mengantarku karena harus rapat sore ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halte bis yang penuh oleh orang yang berteduh dari hujan bertambah sumpek rasanya. Aku masih belum bisa pulang. Bis yang aku tunggu untuk tumpanganku sampai di rumah belum lewat sedari tadi. Sementara untuk naik taksi dan merogoh satu-satunya lima puluh ribuan dari dompetku rasanya tidak mungkin. Masih ada dua hari lagi sampai akhir bulan dan besok kami harus makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perutku nyeri sekali. Aku sadar aku belum makan dari tadi siang.  Aku memegangi dadaku yang juga terasa nyeri. Aku baru saja pulang dari dokter. Dokter Ana yang menjadi langgananku mmeriksakan diri, sedang cuti. Ia digantikan oleh seorang dokter lain. Dokter laki-laki. Seharusnya aku pergi saja tadi, tidak perlu periksa hari ini. Tapi rasa sakit didadaku, di payudara sebelah kiri, semakin menjadi-jadi dan aku sudah hampir tidak tahan. Sehingga aku putuskan untuk memeriksakan diri pada dokter penganti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memaksakan diri untuk bersikap biasa sewaktu dokter itu menyentuh payudaraku. Meremasnya dan menekannya. Aku merasa jijik. Lama ia memandangi bukit-bukit di dadaku ini. Tangannya bergetar. Bergegas aku mengenakan lagi pakaianku. Perasaanku tidak enak. Dokter jalang!! Rutukku menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran dokter tentang USG payudara tidak kudengarkan. Aku sudah melakukan kesalahan besar dengan membiarkan laki-laki lain, sekalipun dokter, memegang bagian tubuhku yang sangat pribadi itu. Aku merasa sangat jijik atas diriku sendiri. Peduli amat dengan penyakitku! Batinku sekarang yang terasa nyeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berlari dalam hujan. Membiarkan air membasahi langkahku sampai ujung rambutku. Sebagian air yang membasahi wajahku mungkin air mata. Sebuah mobil yang melintas kencang mencipratiku dengan air kubangan yang memenuhi jalanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku mendapat dua kabar buruk beruntun. Kakakku mengalami kecelakaan. Bapak dan ibu langsung terbang dengan Garuda beberapa saat setelah mendengar kabar itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ia masih berada di icu dan mengalami kelumpuhan sementara begitu kata bapak meneleponku, "...Dan," tambahnya dengan nada yang membuatku tambah khawatir. Ibu mendapatkan serangan jantung sesaat setelah melihat kondisi kakakku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lemas sekali. Ibu pasti sangat shock sehingga jantungnya yang lemah harus mengalami serangan. Kakakku mendapatkan banyak jahitan dan balutan di sekujur tubuhnya, membuatnya hampir seperti mayat yang hanya hidup dengan bantuan mesin-mesin yang menopangnya. Aku tersungkur di lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tenang, An, kamu berdoa saja. Tuhan pasti memberikan hikmah dari semua musibah ini", bapak berkata dengan tegar walau aku yakin sekali air mata pasti menggenangi matanya, mungkin juga mengalir di wajahnya yang keriput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu harus ke dokter memeriksakan dadamu yang sakit itu, pesannya sebelum menutup telepon. Maka aku berangkat ke dokter. Mas bimo tidak bisa kuhubungi. Handphonenya tidak aktif dan orang kantornya bilang ia masih rapat. Aku tidak menitipkan pesan apa-apa pada mereka. Aku akan memberitahu berita ini padanya sepulang ia dari kantor nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku berada di sampingnya. Mendengarkan nafasnya yang teratur. Tidak kuasa membangunkannya dan mengatakan padanya hari ini adalah hari terburukku, jangan melengkapinya dengan pertengkaran. Tapi aku hanya berbaring memandang langit-langit kamar. Merasa sangat lelah dan mengantuk. Berharap ketika besok bangun, semua ini hanya mimpi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112450440578224464?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112450440578224464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112450440578224464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112450440578224464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112450440578224464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/08/worst-day-ever-sebuah-fiksi.html' title='&lt;i&gt;Worst day ever&lt;/i&gt;: sebuah fiksi'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112072217319920595</id><published>2005-07-07T15:38:00.000+08:00</published><updated>2005-07-07T15:52:32.836+08:00</updated><title type='text'>Komentar bukan komentaria: Filsafat Apak</title><content type='html'>&lt;i&gt;...kenangan adalah daily diversion yang patut dinikmati bagai secangkir cup-a-cino di kafe berkarat di bilangan Cilandak Town Square&lt;/i&gt;(wsh, 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurai pemikiran mereka lebih sulit dari mematahkan beratus lidi dalam satu ikatan. Kadang apa yang aku urai selalu terbalik atau apa yang aku pikir adalah tidak benar. Tapi sejenaklah, aku mengungkap resah mengumbar gelisah setelah ini aku akan mematahkan lidi-lidi itu satu per satu hingga ruah tak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca berlembar-lembar 'kisah kasih pemikiran' mereka dalam filsafat apak akhir-akhir ini agak melankolis. Deraian filsafat-filsafat mereka tentang hidup akhir-akhir ini agak sendu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Secuplik kenangan masa silam berbalut putih abu-abu memang kerap mengharukan. Apalagi ketika kenangan itu sampai di saat diri sedang berperih-perih dengan dunia yang kini.&lt;/i&gt;(wsh,2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ku kira demikian. Hidup kini adalah kini. Sesuatu yang boleh jadi berbalut beban, tapi mesti siap dipikul.&lt;/i&gt;(mh,2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpikir, apakah mereka menumpahkan setiap &lt;i&gt;lalu&lt;/i&gt; dalam bejana, tapi yang mereka lihat adalah &lt;i&gt;kini&lt;/i&gt; yang perih menyayat terbebani oleh tumpukan waktu yang terlalu berat ditanggung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berurai lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi peminat filsafat apak mereka, akhir-akhir ini aku merasa masygul. Memorabilia kerap menjadi bahan pembicaraan utama yang syahdu. Tetapi, pikirku, kenangan itu ternyata ada waktunya, terhenti pada sebuah masa yang begitu lekat dan menghapus bagian lain setelah itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benar-benar merasa masygul. &lt;i&gt;Bukan hidupkah hari ini?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kini hidup lebih dari sejumput kenangan. Sudah saatnya tidak harus kita gali terus sumur kenangan itu. Harus mulai kita pikirkan pokok tanaman untuk bekal kemudian. Telah begitu banyak kita nikmati tamasya hidup, menjadi kelana muda yang merdeka. Kurasa tiba, saatnya menjadi kembara santun. &lt;/i&gt;(mh, 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pada akhirnya, sebagai seorang pengagum karya dan asa milik mereka, juga sebagai seseorang yang pernah hidup dalam sekelebat masa dalam kenangan mereka, aku mengacungkan banyak jari untuk tekad mereka mengarungi dan mengantungi kenangan hingga mereka sampai pada kini dan lahir untuk esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;ah. masa lalu kadang perih tapi menjanjikan. atau justru masa depan yang nostalgis tapi tak bisa dilepaskan?&lt;/i&gt;(wsh, 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, aku bukan pemesan dan mereka juga tidak menerima pesanan. Aku bukan kritikus dan mereka juga tidak butuh kritik -atau komentar- (dalam blog &lt;a href="http://www.filsafatapak.blogspot.com"&gt;Filsafat Apak&lt;/a&gt;). Aku pembaca dan mereka yang silih menulis. Aku toh cuma penikmat dan mereka pemikirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, pada kenyataannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;kabar baik, &lt;br /&gt;detlen dah kelar, finally, alhamdulillah...&lt;br /&gt;ah, mengenang kenangan itu kan hanya intermezzo ajah di kala detlen..&lt;br /&gt;now...i have to look forward...&lt;br /&gt;"Hidupku adalah hari ini...."&lt;/i&gt;(wsh, 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permisi aku hanya singgah sebentar,&lt;br /&gt;HestiPratiwiafwiani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112072217319920595?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112072217319920595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112072217319920595' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112072217319920595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112072217319920595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/07/komentar-bukan-komentaria-filsafat.html' title='Komentar bukan komentaria: &lt;a href=&quot;http:/www.filsafatapak.blogspot.com&quot;&gt;Filsafat Apak&lt;/a&gt;'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112056361100970090</id><published>2005-07-05T19:39:00.000+08:00</published><updated>2005-07-05T19:55:21.420+08:00</updated><title type='text'>Really Glad That You Sent Me an Email!</title><content type='html'>Aku sedang menyusun buku di rak ketika.. Gabruk! Bruk! Brak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email balasan dari seorang teman terlempar ke rak dan menjatuhkan beberapa buku sekaligus ke lantai kayu kamar kami. Kamar kami yang berada dilantai dua tepat berada diatas kamar bapak. Suara gedubrak tadi pasti mengagetkan bapak yang sedang tidur siang dibawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cepat aku buka surat tanpa amplop itu. Isinya padat. Aku terkekeh membacanya. Antara senang dan cemas. Seseorang sedang jatuh cinta. Antara cemas dan senang. Seseorang yang lain menanti pasti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lupakan sejenak susunan buku yang berantakan dan tulisan yang masih menggantung. Aku siapkan kata-kata dan menyatukannya. paragraf demi paragraf. Sebuah surat selesai. Tanganku mengetuk ketuk tombol-tombol yang berseliweran di &lt;i&gt;keyboard&lt;/i&gt;. Sebuah surat selesai. Mataku awas mengamati huruf-demi huruf yang masih bermunculan di layar. Sebuah surat selesai. Aku menarik nafas. Sebuah surat panjang selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku termanggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menengok meja tulis berharap melihat amplop yang bisa langsung mengirimkan surat ini langsung padanya. Aku mendapati debu. Aku buka laci lemari berharap menemukan amplop yang bisa membawa suratku padanya. Aku mendapati pena kosong. Aku lihat sela-sela buku buku berharap memiliki amplop yang akan menerbangkan suratku langsung padanya. Aku mendapati daun jatuh .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih termanggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suratku harus segera kukirim. Suratku harus segera mengabarkan betapa aku senang. Suratku harus cepat memberitahukan padanya betapa aku cemas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku cuma menyentuh surat tak beramplop. Kata-kata bermunculan,&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gud lak ya, De. Gw percaya lo bisa ngambil keputusan yang bijak yang bisa ngebahagiain hati lo dan dia.&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112056361100970090?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112056361100970090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112056361100970090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112056361100970090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112056361100970090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/07/really-glad-that-you-sent-me-email.html' title='&lt;i&gt;Really Glad That You Sent Me an Email!&lt;/i&gt;'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112046158814569763</id><published>2005-07-04T15:17:00.000+08:00</published><updated>2005-07-04T19:25:46.346+08:00</updated><title type='text'>melankolis! terlalu</title><content type='html'>Jam 5.30, aku terperanjat! Sudah terlalu siang. Terlambat sahur lagi hari ini. Niat puasa yang tadinya sudah ditenggorokkan harus ditelan lagi. Mpok mulai hari ini tidak masuk lagi. Jadi aku sendiri yang harus bergegas menyiapkan teh panas dan sarapan untuk pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan rasanya malas banget diangkat. Tidak ada acara membuat bekal. Tidak ada cara mengucapkan selamat pagi pada suami hari ini. Besok? Mungkin aku, masih harus terperanjat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengetuk perlahan pintu kamar mandi yang tertutup. Tidak ada siapa-siapa. Perlahan aku buka. Air mengucur dari kerannya. Air yang memenuhi bak mandi tertumpah ruah di lantai kamar mandi. Cepat kumatikan. Wudhu dan bergegas sholat kesiangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melipat pakaian yang berantakan di kamar. Merapikan selimut, mematikan kipas angin, dan mengganti seprai. Jendela berdebu yang menghadap ke jalan masih belum kubuka. Biasanya suami yang membukanya. Membiarkan angin dingin pagi dan deru kendaraan bermotor yang lalang di jalanan masuk dalam kamar. Lalu meringkuk lagi dibawah selimut. Aku tergugu. Aku tinggalkan kamar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumpukan baju kotor dan piring kotor menjadi kewajibanku sekarang. Aku selesaikan perasaan melankolisku dan mulai mencuci. Tugas pertama beres. Gampang. PIring dan gelas rapih bertengger di raknya. Tugas kedua akutinggalkan karena mesin masih perlu waktu untuk memutar baju-baju penuh keringat dan debu jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapu dan sampah. Aku meringis. Kok aku seperti ratu yang tak pernah menginjak dapur? Kubereskan sisa makan semalam. Kardus bekas aku jadikan tempat menampung sampah yang menggunung. Sekarung beras yang menghalangi jalan, kupindahkan. Sekarung beras? Wa, mbakyu-ku lupa membawanya pulang tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengais sayur-sayur layu di kulkas. Masak apa untuk sarapan? Rasanya ngga semangat. Harusnya hari ini aku menyiapkan bekal makan siang dan sarapan pagi untuknya. Aku simpan tempat makan yang kupegang. Sedari kapan tempat makan ini ada di tanganku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selesaikan cepat perasaan melankolisku. Masih ada debu yang harus disapu. Masih ada cucian yang harus diselesaikan. Nasi hangat siap. Aku memasaknya dengan pemasak nasi milik ibu mertuaku. Beliau sebenarnya tidak suka alatnya itu digunakan untuk memasak tapi apa boleh buat &lt;i&gt;rice cooker&lt;/i&gt; milik beliau lebih menghemat waktu dari pada harus memasak dengan dandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beres. Mudah. Baju-baju yang belum diseterika? Aku masih punya waktu nanti siang. Buku-buku berdebu dan ranjang yang harus dipindah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 13.10, aku terperanjat! Aku terbelenggu jengah. Dering telepon sejak tadi malam pagi siang ini dan semua kabar mendengung gelisah di telingaku. Harus kukelarkan perasaan melakolisku dan mulai bangun untuk bebenah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hup! hup!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112046158814569763?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112046158814569763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112046158814569763' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112046158814569763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112046158814569763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/07/melankolis-terlalu.html' title='melankolis! terlalu'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7404392.post-112046658802905912</id><published>2005-06-29T16:42:00.000+08:00</published><updated>2005-07-04T16:43:08.030+08:00</updated><title type='text'>bukan sekedar memori, ibu</title><content type='html'>ALLAH sudah menjanjikan 'dibalik kesulitan selalu ada kemudahan'. kalau ibu adalah kesabaran maka saya tidak mencapai satu titik dari keistimewaan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mengenal ibu (bukan sekedar, assalamualaikum ibu, saya pacarnya wicak) hampir 1 tahun 47 hari -seumur pernikahan saya dan suami saya. saya ingat sekali sebelum pernikahan kami, ibu menolak saya panggil ibu (saya biasa memanggil beliau tante) karena ibu ingin menyakinkan dirinya bahwa kelak saya memang pantas mendampingi anaknya dan menjadi anaknya pula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebentar sekali waktu buat saya meyakinkan ibu bahwa saya bisa menjadi menantu yang baik dan istri yang baik buat anaknya. tapi waktu yang sebentar itu sudah lebih dari cukup buat saya percaya bahwa ibu adalah wanita (melampaui mamah) yang paling sabar yang pernah saya kenal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari terakhir sebelum ibu kondisi kesehatan ibu memburuk, kami berbincang serius. ibu banyak cerita tentang masa lalunya, ketakutan beliau menghadapi masa tuanya, dan kekhawatirannya pada anak-anaknya. saya bilang pada beliau bahwa beliau bisa cerita apa saja pada saya. ibu tersenyum dan mengangguk. hati saya berbunga. saya membayangkan hari-hari dimana ibu mempercayai saya seperti saya pada ibu. berbincang berbelanja belajar bersama dengan ibu. (ALLAH tahu ibu banyak berikan saya pelajaran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kenyataan berbicara lain. apa yang bisa saya lakukan hanyalah mendampingi beliau dalam diam. saya hanya berharap waktu yang sebentar itu sudah mematri kepercayaan ibu pada saya. kadang saya bertanya-tanya apakah ibu pergi begitu cepat karena memang mempercayai saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama ibu sakit, saya memasakkan ibu makanan yang paling baik yang saya mampu buat untuk ibu. setiap kali saya menyajikannya pada ibu, dengan terbata dan dengan pandangannya yang lembut ibu mengucapkan terima kasih dengan tersenyum. saya akan lakukan apa saja, ibu, untuk menyenangkan hati ibu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau membantu ibu mandi atau berganti pakaian, ibu hanya diam, membiarkan saya membersihkan tubuh dan kepalanya, walau saya tahu rasa sakit (kepala) sedang mnyiksanya. ibu hanya ingin bersih. ibu tahu persis sewaktu-waktu beliau pasti di panggil Tuhannya. ibu hanya ingin bersih. saya akan lakukan apa saja untuk membantu, ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya tidak sempat mengucapkan salam saya untuk ibu. assalamualaikum ibu, saya akan belajar banyak dari ibu untuk menjadi istri yang baik dan shalehah (seperti harapan ibu pada saya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7404392-112046658802905912?l=hesti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hesti.blogspot.com/feeds/112046658802905912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7404392&amp;postID=112046658802905912' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112046658802905912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7404392/posts/default/112046658802905912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hesti.blogspot.com/2005/06/bukan-sekedar-memori-ibu.html' title='bukan sekedar memori, ibu'/><author><name>hes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02959856888492036036</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='07233397615054823101'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>